Gorengan yang baru diangkat dari wajan biasanya masih basah oleh minyak. Jika langsung dikemas, minyak merembes ke plastik atau kertas, dan gorengan cepat melempem. Pelanggan pun bisa enggan membeli lagi karena gorengannya terasa terlalu berminyak.
Banyak pelaku usaha masih mengandalkan saringan atau kertas minyak untuk mengatasinya. Cara ini lambat dan hasilnya tidak merata, apalagi saat pesanan menumpuk.
Di sinilah peniris minyak untuk UMKM berperan. Artikel ini membahas cara kerja mesin peniris minyak, manfaatnya untuk produksi gorengan, dan cara memilih kapasitas yang tepat.
Apa Itu Peniris Minyak?
Peniris minyak, sering juga disebut spinner, adalah mesin yang memisahkan sisa minyak dari makanan setelah digoreng. Mesin ini terdiri dari tabung luar (dandang), keranjang berlubang di dalamnya, dan dinamo listrik yang memutar keranjang.
Alat ini banyak dipakai usaha keripik, kerupuk, bawang goreng, kacang, abon, hingga aneka gorengan basah.
Cara Kerja Peniris Minyak
Prinsip kerjanya mirip pengering pada mesin cuci, yaitu memanfaatkan gaya sentrifugal. Berikut prosesnya:
- Makanan yang baru digoreng dimasukkan ke dalam keranjang berlubang.
- Dinamo memutar keranjang dengan cepat.
- Putaran tersebut menciptakan gaya sentrifugal yang mendorong minyak keluar dari permukaan makanan, menembus lubang keranjang.
- Minyak tertampung di dinding dandang dan mengalir ke bawah.
- Setelah beberapa saat, mesin dimatikan dan makanan siap dikemas atau disajikan.
Karena minyak terlempar keluar secara merata dari segala sisi, hasil penirisan lebih seragam dibanding membiarkan gorengan menetes di saringan.
Manfaat Peniris Minyak untuk Produksi Gorengan
1. Gorengan Lebih Kering dan Renyah Lebih Lama
Sisa minyak membuat gorengan cepat lembek. Setelah ditiriskan dengan mesin, permukaan gorengan lebih kering sehingga kerenyahannya bertahan lebih lama. Manfaat ini penting untuk keripik dan kerupuk yang dijual dalam kemasan.
2. Kemasan Lebih Bersih dan Menarik
Minyak yang merembes membuat plastik atau kertas kemasan tampak kotor. Produk yang sudah ditiriskan terlihat lebih rapi di etalase maupun di foto toko online Anda.
3. Produk Lebih Ramah bagi Konsumen
Konsumen kini makin memperhatikan asupan lemak. Kementerian Kesehatan menyarankan batas konsumsi lemak hanya 67 gram atau sekitar lima sendok makan minyak goreng per orang per hari. Mengurangi sisa minyak pada gorengan membantu produk Anda lebih bisa diterima pembeli yang peduli kesehatan.
4. Proses Produksi Lebih Cepat
Menunggu gorengan menetes di saringan memakan waktu dan tempat. Dengan mesin, penirisan selesai dalam hitungan menit untuk satu batch, sehingga Anda bisa langsung mengemas dan melanjutkan penggorengan berikutnya.
5. Jadi Solusi yang Diterapkan pada Usaha Kuliner Kecil
Peniris minyak juga mulai dikenalkan langsung kepada pelaku usaha. Dalam program penerapan alat peniris minyak sentrifugal oleh Universitas Negeri Semarang, usaha kuliner gorengan di sekitar Sekaran, Gunungpati, dilatih memakai alat peniris untuk mengurangi kandungan minyak pada produk mereka. Program ini berangkat dari masalah yang sama: gorengan yang dijual masih banyak mengandung minyak.
Pilihan Peniris Minyak Sesuai Kapasitas Usaha
Kapasitas peniris minyak menunjukkan berapa kilogram makanan yang bisa ditiriskan dalam sekali proses. KEN KEN Indonesia menyediakan tiga pilihan kapasitas dari OSSEL, semuanya berbahan stainless.
|
Produk |
Kapasitas per proses |
Diameter dandang |
Diameter keranjang dalam |
Cocok untuk |
Harga |
|---|---|---|---|---|---|
|
1,5 kg |
25 cm |
21 cm |
Usaha rumahan, pedagang gorengan |
Rp1.385.000 |
|
|
3 kg |
38 cm |
25 cm |
Produsen keripik dan kerupuk skala kecil |
Rp1.800.000 |
|
|
5 kg |
40 cm |
33 cm |
Produksi rutin dalam jumlah besar, katering |
Rp2.600.000 |
Harga per Oktober 2026 dan dapat berubah sewaktu-waktu. Cek halaman produk untuk harga terbaru.
Tips Memilih Peniris Minyak untuk UMKM
1. Samakan dengan Kapasitas Penggorengan
Idealnya, satu kali hasil goreng bisa langsung masuk ke peniris dalam satu proses. Jika wajan atau penggorengan Anda menghasilkan sekitar 3 kg gorengan sekali angkat, peniris 3 kg akan membuat alur kerja lebih lancar. Jika kapasitas peniris terlalu kecil, gorengan harus menunggu antrean dan mulai dingin.
2. Perhatikan Jenis Produk
Produk tipis dan ringan seperti keripik atau bawang goreng memakan banyak ruang meski bobotnya ringan. Untuk produk seperti ini, pilih keranjang dengan diameter lebih besar agar makanan tidak menumpuk terlalu padat.
3. Pilih Bahan Stainless
Bagian yang bersentuhan dengan makanan sebaiknya berbahan stainless. Bahan ini lebih tahan karat, mudah dibersihkan dari sisa minyak, dan lebih higienis untuk pemakaian harian.
4. Sesuaikan dengan Ruang Dapur
Diameter dandang menentukan seberapa banyak tempat yang dibutuhkan mesin. Ukur area kerja Anda, terutama jika dapur produksi masih menyatu dengan dapur rumah.
5. Lengkapi Alur Produksi Gorengan
Peniris minyak bekerja paling efektif jika alur produksinya rapi, dari menggoreng hingga memajang. Untuk penggorengan, Anda bisa memakai OSSEL Gas Fryer 1 Tungku ET-RZL-1 5,5 Liter. Setelah ditiriskan, gorengan bisa dipajang tetap hangat di OSSEL Warming Showcase OS-DH-2P.
Cara Merawat Peniris Minyak agar Awet
- Cabut kabel listrik sebelum membersihkan mesin.
- Buang minyak yang tertampung di dandang setiap selesai produksi agar tidak tengik.
- Cuci keranjang dan dandang dengan air hangat dan sabun untuk mengangkat sisa minyak.
- Keringkan seluruh bagian sebelum mesin dipakai atau disimpan kembali.
- Jangan mengisi keranjang melebihi kapasitas agar putaran tetap seimbang dan dinamo tidak bekerja terlalu berat.
Kesimpulan
Peniris minyak bekerja dengan gaya sentrifugal untuk melempar sisa minyak keluar dari makanan. Bagi UMKM gorengan, manfaatnya terasa langsung: gorengan lebih kering dan renyah, kemasan lebih bersih, produksi lebih cepat, dan produk lebih bisa diterima konsumen yang memperhatikan asupan lemak. Pilih kapasitas yang sesuai dengan hasil sekali goreng agar alur kerja tetap lancar.
Lihat pilihan lengkapnya di kategori pengolah buah dan sayur KEN KEN Indonesia. Ingin melihat mesinnya secara langsung? Kunjungi outlet KEN KEN terdekat atau hubungi tim KEN KEN untuk konsultasi.
